Welcome To Portal Komuniti Muslimah -- Hanan.com.my.my

  Create An Account Home  ·  Topik  ·  Statistik  ·  Your Account  ·  Hantar Artikel  ·  Top 10 05-04-2020  

  Suka!
New Page 1

  Mutiara Kata
Kita sering lupa apabila diuji dengan nikmat daripada diuji dengan bala.

-- Kitab Lama

  Menu Utama

  Keahlian Portal Komuniti
Terkini: Laurenjoy
Hari Ini: 0
Semalam: 0
Jumlah Ahli: 13724

  Sedang Online
Assalamualaikum
Tetamu

Nickname

Password



[ Mendaftar ]

Sedang Online:
Tetamu: 26
Ahli: 0
Jumlah: 26




  Dari Galeri
Assalamualaikum muslimah semua...:)...Sahabat kakyong ni dah tunaikan niatnya....muslimah yg lain bila lagi?...heheheh...kakyong yg baju merah.

  Yang Masuk Ke Sini
citey: 1 hari, 19 jam, 34 minit yang lalu
Laurenjoy: 30 hari yang lalu
jackurban: 31 hari yang lalu
porkalwais: 31 hari yang lalu


Al-Quran dan Hadis
Topik: di sebalik ayat kursi


Carian Forum

Moderator: Pengurusan
Portal Komuniti Muslimah -- Hanan.com.my.my Indeks Forum
  »» Al-Quran dan Hadis
    »» di sebalik ayat kursi

Please Mendaftar To Post


Oleh di sebalik ayat kursi

anak_perak
{ SRIKANDI }
Menyertai: 17.04.2003
Ahli No: 45
Posting: 186

Perak   avatar


posticon Posting pada: 23-04-03 15:02


Ayat Kursi



MAKNA AYATUL KURSI

Dialah
Tuhan, tiada Tuhan yang sebenar melainkan dialah yang hidup kekal berdiri
dengan sendirinya.

Tidak dipengaruhi oleh rasa mengantuk dan tidur.

Tuhan
mempunyai segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi

Tak
seorang pun yang sanggup memberi syufaat disisinya kecuali dengan
izinnya.

Tuhan mengetahui segala apa yang ada di hadapan dan yang ada di
belakang.

Sedang mereka tidak mengetahui sesuatu daripada ilmunya melainkan
sekadar mana yang Tuhan kehendaki.

Amat luas kursi Tuhan sepenuh langit dan
bumi.

Tidak berat bagi Allah memelihara kedua-duanya dan Allah Maha Tinggi
Lagi Maha Agong.


Maksudnya:

Allah, tidak ada yang maha benar di sembah
hanya Dia yang Hidup dan Maha Kaya, tidak pernah di timpa mengantuk dan
tidak pernah tidur, bagi Nya sesuatu yang ada di langit dan yang ada di
bumi, tidak ada yang bisa memberi syafaat kecuali dengan izin Nya. Ia maha
mengetahui segala apa yang terjadi di hadapan mereka dan dibelakang
mereka.

Tidak lah mereka meliputi ilmu nya sedikit juga kecuali yang di
kehendaki Nya. Lebih luas kursinya dari seluruh langit dan bumi. Tidak lah
susah bagi Nya memelihara keduanya. Ia Maha Tinggi dan Maha
Besar.

PENJELASAN TENTANG TURUNNYA AYATUL KURSI:

Ayat Kursi diturunkan
pada suatu malam setelah hijrah. Menurut riwayat setengah ahli-ahli tafsir,

"Ayatul Kursi" diturunkan disertai dengan 40,000 malaikat dan setengah lagi

mengatakan sebanyak 80,000 malaikat sebagai penghantarnya kerana kebesaran
dan pri mulianya serta pentingnya Ayatul Kursi itu. Rasulullah s.a.w.
segera
memerintahkan penulis al-Quran, yang pada masa itu Saiyidina Zaid bin
Tsabit
agar segera menulisnya dan menyebarkannya.

Syaitan dan iblis menjadi gempar
kerana adanya suatu alamat yang menjadi perintang dalam perjuangannya.
Iblis
Alaihi Al-lanatullah memerintahkan sekalian Syaitan-syaitan supaya
menyiasat
dan mencari punca yang menyebabkan rasa resah gelisah yang berlaku dalam
golongan hantu-syaitan. Lalu mereka pun mendapati itu adalah bahana
turunnya
Ayatul Kursi di Madinahatul-Almunawarah.

Ada terdapat sembilan puloh-lima
buah hadith yang menjelaskan fadlilah Ayatul Kursi. Sebabnya disebut ayat
ini dengan ayat Kursi, kerana didalamnya terdapat perkataan Kursi, ertinya
tempat duduk yang megah lagi mempunyai mertabat. Dan bukan yang dimaksudkan

dengan kursi ini tempat duduk tuhan, tetapi kursi itu adalah syiar atas
kebesaran Tuhan.

Tuhan jadikan kursi meliputi tujuh lapis langit dan tujuh
lapis bumi. Kebesaran tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi jika
dibandingkan dengan kebesaran kursi adalah seumpama serumpun pohon ditengah

Padang pasir yang luas. Disamping kiri dan kanan kursi yang kecil untuk
menambah keindahan dan kemegahannya duduk pada tiap-tiap kursi itu malaikat

yang membaca ayat kursi dan malaikat yang menulis pahala orang yang membaca

ayat kursi itu.

NAMA AYATUL KURSI

Ayatul Kursi mempunyai 390 nama tetapi
yang biasa dikenal dan biasa dikatakan ialah "Ayatul Kursi" kerana didalam
susunan ayat itu ada tersebut kalimat Kursi, maka dinamakan Ayatul
Kursi. Kursi adalah salah satu dari ciptaan Allah sebagaimana
Allah
menciptakan langit, bumi, tingginya gunung dan luas dan besarnya laut.
Kursi
yang diciptakan itu melingkungi tujuh petala langit dan tujuh petala
bumi.

KURSI DARI MUTIARA.

Kata Abu Al-Syaikh dan Abu Nu'aim - menurut
riwayat daripada Syaidina Ali Karramal Allah:
Wajahahu Kursi dan Qalam
diciptakan Allah dari Mutiara. Qalam itu panjangnya sama dengan perjalanan

700 tahun dan hanya Allah saja yang mengetahui berapa panjangnya
Kursi.

Riwayat daripada Ibnu Jarir dan Ibny Hatim - adalah langit dan
bumi
terletak didalam Kursi diantara Arasy Allah.

Menurut apa yang tercatit
dalam kitab Raunaqut tafsir, adalah diantara Malaikat yang menanggong Arasy

dan Malaikat yang menanggong Kursi 70 lapis awan kelam dan 70 lapis awan
cahaya, tebalnya tiap-tiap selapis awan itu perjalanan 570 tahun. sekiranya

tidak ada yang tersebut nescaya terbakar pukulan cahaya yang begitu kuat
dan
cerah dari penanggong-penanggong Arasy.

Menurut daripada riwayat "Akramah
cahaya matahari itu adalah satu bahagian dari 70 bahagian cahaya
Arasy.

BERAT AYATUL KURSI:

Abu-Zar Al-Ghafari bertanya kepada Rasulullah
s.a.w. dan beginda menjawab:
Jika dibandingkan langit dan bumi dengan Ayatul
Kursi samalah seperti selingkar rantai dicampakkan kebumi. Sekiranya langit

dan bumi serta segala yang ada padanya ditaruh dalam sebuah neraca dan
ditimbang dengan Ayatul Kursi, nescaya Ayatul Kursi lebih berat timbangan
nya.

KANDUNGAN AYATUL KURSI:

Ayatul Kursi mengandungi 16 fasal, tersusun
dari 50 perkataan, dirangkaikan dengan huruf sebanyak 170 huruf. Bilangan
ini adalah bilangan terpilih. Siapa mengekalkan membaca Ayatul Kursi
sebanyak bilangan yang tersebut, tidak ada sesuatu yang dituntut olehnya
melainkan berhasil, merangsang jiwa, digurum dan dihormati. Tidak siapa
yang
boleh menyusahkannya samaada dengan perbuatan ataupun dengan
perkataan.

CAHAYA AYATUL KURSI:

Pada malam Meraj, Rasulullah s.a.w.
terlihat tiga jenis cahaya di Lauhul Mahfuz berasing-asingan di tiga
penjuru.

Rasulullah s.a.w. pun bertanya apakah cahaya itu, dijawab:
Yang
pertama itu adalah dia kedudukan cahaya Ayatul Kursi.
Yang kedua itu dia
kedudukan cahaya surat Yasin,
Yang ketiga itulah dia kedudukan cahaya surah
Al-Ikhlas (Qul-huallah-U-Ahad).

Bertanya Rasulullah s.a.w. apakah ganjaran
Ayatul Kursi itu dijawab: dialah mengandungi sifat-sifat Allah, siapa-siapa

membacanya dia akan melihat wajah Allah pada hari kiamat yang diisyaratkan
dalam Al-Quran.

BERKAT AYATUL KURSI:

Al-Hassan bin Syam'un meriwayatkan
daripada Saidatina Aisah r.a anha berkata:

Datang seorang sahabat
mendapatkan Rasulullah dan mengadu bahawa kekurangan berkat dirumah
tangganya. Jawab Rasulullah s.a.w. dimanakah engkau dari Ayatul Kursi?
Ayatul Kursi itu tidak dibaca pada suatu makanan melainkan ada
berkatnya.

Ulamak mengambil daripada hadis itu dan menerangkan, membaca
Ayatul Kursi sebanyak 313 kali pada makanan dan minuman, ditiupkan
tiap-tiap
kali bacaan pada makanan dan minuman itu, akan bertambah berkat dengan izin

Allah.




MEMPELAJARI AYATUL KURSI:

Terdapat dalam tafsir Bahrul-ulum,
menyatakan :-

Rasulullah s.a.w. bersumpah dengan kebesaran nama Allah dan
kudrat kuasanya telah bersabda siapa-siapa mempelajari Ayatul Kursi dan
mengatahui benar-benar akan hak ayat itu, Allah s.w.t. akan membukakan
lapan
pintu syurga baginya dipersilakan ia masuk dimana-mana pintu yang dipilih
oleh nya sendiri.

KHASIAT AYATUL KURSI:

LIDAH AYATUL KURSI:

Pada suatu
hari Rasulullah s.a.w. menepuk-nepuk dada Abuzar sambil berkata:

"Tidak
terlindung dari engkau Abuzar, Demi nyawaku disisiNya. Sesunggohnya Ayatul
Kursi itu mempunyai lidah dan bibir mengucap takdis dan tasbih di kaki
Arasy, dialah perbendaharan rahmat Allah dibawah Arasy, tidak satu pun yang

baik didunia ini bagi Akhirat melainkan telah dilingkungi olehnya.

AMALAN
AYATUL KURSI:

Ibnu-Dharis menceritakan katanya:-

Seorang sahabat telah
meningal dunia, setelah dikebumikan pada malam nya saudara bagi mayat itu
telah bermimpi dan melihat mayat didalam kuburnya.

Dia bertanya : Apakah
amalan yang terlebih baik bagimu?
Jawab mayat : Sebaik-baik amalan bagiku
ialah membaca Al-Quran.
Ditanya lagi : Apakah ayat yang terlebih Afdhal di
dalam Al-Quran?
Jawab mayat : Ayatul Kursi.
Tanya lagi : Adakah engkau
berkehendak sesuatu daripada kami.
Jawab mayat : Aku tidak berkehendak
apa-apa selagi Ayatul Kursi menjadi amalanku.

PERTOLONGAN AYATUL
KURSI:

Abi-Qutadan radial-lahu anhu, meriwayatkan katanya, Rasulullah s.a.w
bersabda:

Siapa-siapa membaca Auatul Kursi tatkala dalam kecemasan nescaya

mendapat pertolongan sebagaimana kejadian seorang dalam pengambaraan
merentas hutan rimba tiba-tiba diserang oleh seekor serigala maka ia terus
membaca Ayatul Kursi, maka berpaling lah serigala itu dan pergi dari mana
ia
datang lantas meninggalkan mangsanya.

Siapa-siapa yang membaca Ayatul Kursi
dengan dawam setiap kali selesai sembahyang fardhu, setiap pagi dan petang,

setiap kali masuk kerumah dan kepasar, setiap kali masuk ketempat tidur dan

pergi musafir, insya Allah ia akan diamankan dari godaan syaitan dan
kejahatan raja-raja yang kejam, diselamatkan dari kejahatan manusia dan
binatang yang memudaratkan. Terpelihara dirinya, keluarganya, anak-anaknya,

hartanya, rumahnya dari kecurian, kekaraman dan kebakaran. Didapatnya
keselamatan dan kesihatan jasmaninya dengan izin Tuhan yang hidup dan
Berdiri Sendiri (Maha Kaya)

5 RAHSIA AYATUL KURSI

Siapa-siapa membaca
Ayatul Kursi sebanyak 170 kali. Tidak ia :

Menurut sesuatu darjat yang
mulia dalam kehidupannya didunia dan akhirat melainkan
diperolehi.
Meminta
rezeki yang halal, mudah dan lapang melainkan mendapat.
Membayar
hutang-piutang walau banyak seperti gunung sekali pun melainkan didorongkan

sebab hingga terjelas hutang-piutangnya.
Jika dikepong oleh musuh, atau
orang jahat atau binatang buas melainkan dilepas ia dari pada kepongan
itu.
Jika musuh bener-bener menyakiti, menganiaya, menyusak dan membuat
fitnah. Apabila ingat di hati musuh itu hendak dimusnahkan, melainkan
dikabulkan Allah dan musnahlah musuh itu.

RIWAYAT TENTANG KHASIAT AYATUL
KURSI.

Imam Ghazali menerangkan dalam kitabnya, Khawasul Quran: bahawa ibnu
Kutaibah meriwayatkan:

Suatu peristiwa yang terjadi di negeri Basrah, salah
seorang pedagang kurma bernama Ka'ab telah pergi kenegeri Basrah membawa
barang dagangan nya, untuk dijual di pasar Basrah. Setelah Ka'ab sampai
disana, ia mencari tempat penginapan. Tetapi semuanya telah penoh diisi
oleh
pedagang-pedagang yang telah datang terlebih awal dahulu. Kemudian Ka'ab
melihat sebuah rumah kosong, dindingnya terdapat banyak sarang laba-laba.
Kelihatan nya rumah itu telah lama tidak didiami orang. Ka'ab datang kepada

yang empunya rumah, ia ingin menyewa rumah itu selama lebih kurang satu
minggu. Kata yang empunya rumah, rumah itu aneh sekali, selalu menjadi buah

bicara masyarakat ramai. Menurut kata-kata orang: rumah itu ditempati oleh
jin ifrit. Banyak orang yang menempatinya binasa kerananya. Ka'ab berkata,
meskipun demikian, kerana tempat lain tidak ada, saya bersedia tinggal
ditempat itu, asal saja yang empunya mengizinkan.

"Baiklah" kata yang
empunya rumah. "Saya tidak keberatan dan saya tidak memungut sewa apa-apa".

Ka'ab tinggal dirumah itu mulai petang hari tidak merasa takut, tetapi
setelah tengah malam Ka'ab, menampak bayangan hitam dengan dua buah mata
bernyala-nyala seperti api, mendekati Ka'ab. Maka segera Ka'ab bangun dan
membaca "Al-laa-hu-laa-ilaaha illaa huwal Haiyul Qayyuum" tetapi bayangan
hitam selalu mengikuti apa yang dibaca oleh Ka'ab, sehingga hampir pada
akhir ayat. Tetapi setelah Ka'ab membaca akhir ayat yang berbunyi "Walaa Ya

Uuduhu Khif-Dzuhumaa wahu wa 'Aliyul Adzim'". tidak kedengaran lagi suara
yang mengikutinya.

Ka'ab heran dan diulangi nya lagi: "Walaa Ya Uuduhu
Khif-Dzuhumaa wahu wa 'Aliyul Adzim".tetapi tidak lagi ada suara yang
mengikuti nya maka dibaacanya berulang kali dan bayangan hitam itu pun
lenyap lah dari pandangan Ka'ab dan tercium sesuatu bau seperti sesuatu
yang
terbakar. Kemudian Ka'ab pun tidur di tempat itu dengan tidak mendapat
ganguan apa-apa. Dipagi hari Ka'ab melihat disalah satu sudut rumah itu
bekas-bekas seperti ada sesuatu yang telah terbakar dan tampak ada
abu.

Disaat itu Ka'ab mendengar suatu suara berkata: "Hai Ka'ab, engkau
telah membakar jin Ifrit yang ganas" Ka'ab heran dan berkata: Dengan apa
aku
membakarnya?" jawab suara itu: "dengan firman Tuhan "Walaa Ya Uuduhu
Khif-Dzuhumaa wahu wa 'Aliyul Adzim'.

Terdapat keterangan dalam kitab-kitab
Asrarul Mufidah:

Barang siapa mengamalkan membaca Ayatul Kursi, setiap kali
membaca sebanyak lapanbelas kali, insya Allah ia akan hidup berjiwa Tauhid,

dibukakan didalam dadanya dengan berbagai hikmat, dimudahkan rezekinya,
dinaikkan martabatnya, diberikan kepadanya pengaruh sehingga orang selalu
segan kepadanya, dipelihara akan dirinya daripada segala bencana dengan
izin
Allah s.a.w.
Salah seorang ulama Hindi mendengar dari salah seorang guru
besarnya dari Abi Lababah r.a.

Raulullah s.a.w. membaca Ayatul Kursi
sebanyak anggouta sujut, jadi tujuh kali setiap hari, adalah sebagai
benteng
pertahanan (anggouta sujut ada tujuh, yakni dua tapak tangan, dua tapak
kaki
dua lutut dan kening.)

Syekh Abul 'Abbas Al-Bunni Rahimahullah
menerangkan:

Siapa membaca Ayatul Kursi sebanyak hitungan kata-katanya,
iaitu lima-puloh kali, ditiupkan pada air hujan kemudian di minumnya, maka
insya Allah Tuhan mencerdaskan akalnya dan mudahkannya faham pada pelajaran

yang dipelajari nya.
Siapa-siapa yang membaca Ayatul Kursi sebanyak 170
kali, maka dia akan ditolong Allah dalam segala kesusahan dan kecemasan,
dilapangkan dadanya dari dukacita dan dijauhkan dirinya dari malapetaka.
Demikian lah yang terdapat dalam kitab Khazinatul Asrar, halaman 148.

Siapa
yang membaca Ayatul Kursi sesudah selesai sembahyang fardhu, Tuhan akan
mengampunkan dosanya. Dan siapa yang membacanya ketika hendak tidur,
terpelihara dia dari ganguan syaitan dan siapa membaca nya ketika ia marah
lalu ia meludah ke sebelah kiri nya maka akan redalah kemarahannya
itu.

Syekh Al-Buni menerangkan:

Siapa yang membaca Ayatul Kursi sebanyak
hitungan huruf nya iaitu 170 huruf, maka insya Allah Tuhan akan memberi
pertolongan pada segala hal dan menunaikan segala hajatnya, melapangkan
fikirannya, diluaskan rezekinya, dihilangkan kedukaannya dan diberikan apa
yang dituntutnya. Demikian lah yang terdapat dalam tafsir Al-Qudsi.

Sabda
Nabi Muhammad s.a.w. dari Abi Qutadah:

Barangsiapa membaca Ayatul Kursi
ketika hendak tidur, maka Allah mewakilkan kepadanya dua orang malaikat
yang
menjaga nya selama ia tidur sampai pagi nya.

Abdurrahman bin 'Auf
menerangkan yang terdapat dalam tafsir Al- Qudsi:

Bahawasanya apabila ia
hendak masuk kerumahnya, dibaca nya Ayatul Kursi pada empat penjuru
rumahnya
dan ia mengharapkan dengan itu menjadi penjaga dan pendinding rumahnya
daripada syaitan.

Terdapat dalam kitab Khasaisul Qudsi ada
menerangkan:

Seorang pedagang sedang dalam perjalanan melalui padang pasir
menuju sebuah negeri untuk menjual barang dagangannya. Ia selalu diikuti
oleh rombongan perompak. Setelah malam hari ia membaca Ayatul Kursi
sebanyak
tujuh kali dengan I'tikat membuat benteng sekitar dirinya dan sekitar
hartanya sebelum ia tidur. Dibacanya Ayatul Kursi terus menerus sampai
tertidur.

Ketika pagi hari dia ditemui oleh beberapa orang yang tidak
dikenali, mereka berkata:"Wahai pedagang, padamu ada rahasia yang ajaib.
Ketika kami hendak merampok harta benda dan membunoh mu malam tadi. Kami
melihat pagar besi yang tidak boleh ditembusi pada sekitar tempat tidur
mu.

Berkali kali kami datang ketempat itu, kami tetap melihat adanya pagar
tersebut. Kami tetap melihat adanya pagar tersebut. Kami ingin mengetahui
apakah amalanmu, dan kami berjanji tidak akan lagi megerjakan perkerjaan
yang jahat ini, asalkan saja kamu beritahukan amalan apa yang kamu
kerjakan."Kamudian pedagang itu menerangkan amalannya.

Syekh Al-Buni ada
menerangkan:

Siapa yang takut terhadap serangan musuh, hendaklah ia membuat
garis lingkaran dengan isyarat nafas sambil membaca Ayatul Kursi. Kemudian

ia masuk bersama-sama jamaahnya kedalam garis lingkaran tersebut menghadap
kearah musuh, sambil membaca Ayatul Kursi sebanyak kata-katanya, atau
sebanyak huruf-hurufnya. Maka Insya Allah musuh tidak akan melihatnya dan
tidak akan memudaratkannya.

Syaikhul Kabir Muhyiddin Ibnul Arabi ada
menerangkan:

Bahawa siapa yang membaca Ayatul Kursi sebanyak seribu kali
dalam sehari semalam kemudian dawam(atau terus menerus) membacanya sampai
empat-puloh hari, maka demi Allah dan Rasul, demi Al-Quran yang mulia,
Allah
akan membukakan baginya pandangan rohani, dikabulkan apa jua kehendaknya
dan
diberi pengaruh kepada manusia. Demikian keterangan yang terdapat didalam
kitab KHAWASUL QURAN.

Abdullah Al-Qurtubi ada menerangkan:

Bahawa Ayatul
Kursi ada mengandungi keistemewaan, didalamnya terdapat ismul-a'zam
tersusun
dalam 50 kata-kata, terdapat 17 nama Tuhan dhhir dan dhamir, terdapat 17
huruf mim dan 17 huruf waw. Ayatul Kursi membahas keEsa-an zat Allah s.a.w.

dan kesempurnaan sifat-sifat Nya.

Terdapat keterangan didalam kitab Durrul-
mantsur:

Yang terafhdal dia diantara surah-surah di dalam Al-Quran adalah
Suratul Bagarah dan yang terbesar diantara ayat-ayat dalan syrah Al-Bagarah

ialah Ayatul Kursi. Sesungguhnya syaitan melarikan diri dari rumah yang
didalamnya dibaca Suratul Bagarah.

Terdapat keterangan didalam kitab
Itqan:

Bahawa siapa yang membaca empat ayat pada permulaan suratul Bagarah
dan Ayatul Kursi, ditambah dua ayat setelah Ayatul Kursi kemudian ditutup
dengan tiga ayat pada akhir suratul Bagarah, maka dia dan keluarganya tidak

didekati syaitan. Jika dibacakan pada orang gila, niscaya akan sembuh
dengan
izin Allah s.a.w.

MENYERU KHADAM AYATUL KURSI

Bagi seorang yang menghadapi
sesuatu perkara yang meragukan sedang ia tidak tahu buruk dan baiknya, dan
ia tidak mendapat jalan keluar daripadanya, jikalau ia suka atau mahu
mendapat pertolongan dari Khadam Ayatul Kursi untuk memberitahu buruk, baik

tentang masalah yang dihadapinya. Ia boleh lah menyeru Khadam Ayatul Kursi
untuk memberi penerangan dan pertolongan.

Khadam Ayatul Kursi tersebut
tidak akan mendatangkan apa-apa bahaya kepada siapa-siapa yang menyeru
kepadanya kerana dia akan menerangkan segala-galanya didalam tidur.

Cara
menyeru Khadam itu ialah seperti peraturan dibawah berikut:-

Selepas Isya
(tidak kira jam berapa) hendaklah sembahyang sunat dua rakaat, setelah
membaca fatihah bacalah
Surah AYATUL KURSI 21 kali,
Surah In-na-an
Zalnahu 1 kali,
Surah Qul-hu-wallah-u-ahad 3 kali,
Surah
Qul-a'-uzurbirabbin-falaq 1 kali,
Surah
Qul-a'-uzurbirabbin-nas 1 kali,
Demikian di buat pada rakaat yang kedua
hingga salam.

Apabila selesai salam bacalah selawat 11 kali dan fatihah
sekali dihadiahkan kepada Saiyidina Muhammad Rasuiullah s.a.w. , para ambia

dan As salihin serta Malaikat-malaikat Al-Muqarrabin, Muslimin-muslimat
sekalian, sesudah itu serulah dengan doanya.

SERUAN DAN DOA

( SERUAN DAN
DOA INI DI MELAYUKAN BAGI MEMUDAHKAN KEPADA SIAPA-SIAPA YANG BERMINAT
MENGAMALKANNYA. )

Ya Allah, Ya Rabbi, hambamu bersempenakan kalammu yang
qadim, hamba mu bermohon barang diperlihatkan dimalam perkara-perkara yang
terlindung dan tersembunyi dari pengetahuan hamba mu, perkara-perkara yang
sedang berlaku dan akan berlaku, hambamu bermohon dengan kemurahan
tunjukkanlah kepada hambamu ini jalan yang benar dan jalan keluar dalam
perkara-perkara yang membimbangkan. Ya Allah sekiranya perkara itu baik
tunjukkanlah kepada hambamu terserlah putih atau hijau, dan kiranya
merbahaya, jahat, menyusahkan, sia-sia dan tidak berfaedah dan tunjuklah
kepada hambamu ini dengan terangnya hitam dan merah, hantarkanlah kepada
hambamu khadam ayat yang mulia ini bertugas dengan seberapa
segera.

Wasallahllahu-ala-saiyidina Muhammadin
wa-ala-alihi-wasahbihi-wasalam, Wal-hamudlil-lahi rabbil
alamin.

Sebutkanlah seruan dan doa ini berkali-kali hingga puas seolah-olah
terasabahawa doa itu telah didengar oleh Allah s.w.t. Berdoalah dengan
benar-benar tulus ikhlas dan jujur, yakin dan penoh percaya setelah itu
terus di bawa tidur.

Apabila telah dilakukan dengan sempurna seorang diri,
khadam ayat ini akan datang dalam tidurnya, ia akan menerangkankedudukan
perkara itu, sekiranya khadam itu tidak datang pada malam yang pertama,
amalkan lagi pada malam yang kedua, yang ketiga hingga khadam itu datang,
kerana semangat manusia berlain-lainanada semangat yang cepat serap dan ada

semangat yang lambat serap.



Bookmark and Share




  Member Information For anak_perakProfil   Hantar PM kepada anak_perak   Quote dan BalasQuote

Member Messages

Forum Search & Navigation

 

Log in to check your private messages

Silakan Login atau Mendaftar





  


 

[ Carian Advance ]

Jum ke Forum 


-------------------------------------------------------------------------------
Portal Komuniti Muslimah
Hakcipta 2003 oleh Hanan Alam Faizli / Hanan Network
Made in: Bandar Sunway, Selangor
Tarikh Mula: 17hb April 2003

Dibina oleh: Team Walasri

Ditadbir oleh:





Loading: 0.055847 saat. Lajunya....